3 Properti Komersial Gading Serpong

PropertiTerkini.com, (PARAMOUNT GADING SERPONG) — Memilih properti komersial tidak selalu berhenti Ke persoalan harga atau ukuran bangunan. Bagi pelaku usaha, lokasi, visibilitas, akses, karakter lingkungan, hingga potensi pasar Ke Disekitar kawasan dapat menentukan bagaimana sebuah ruang usaha digunakan dan dikembangkan.

Pertimbangan tersebut menjadi konteks Bagi Paramount Gading Serpong ketika menyiapkan The Finest Commercial Selection, yang diluncurkan Ke Agustus 2026.

Baca Juga: Properti Komersial Gading Serpong Makin Bersama Sebab Itu Magnet Usaha

Inisiatif ini Memperkenalkan tiga pilihan area komersial, yakni Altadena Square, Maggiore Vibes, dan Pasadena Square South, Bersama karakter lokasi yang berbeda. Ketiganya berada Ke sisi selatan Paramount Gading Serpong.

Perbedaan tersebut Menarik Perhatian Lantaran ketiganya tidak sekadar menawarkan ruang usaha Ke kawasan yang sama. Masing-masing ditempatkan Ke lingkungan Bersama karakter traffic, captive market, dan pola Kegiatan yang berbeda.

Tiga Produk, Tiga Karakter Lokasi

Perkembangan kawasan komersial Gading Serpong Di beberapa tahun terakhir membuat kebutuhan ruang usaha ikut Lebih beragam. Kawasan yang Sebelumnya identik Bersama hunian kini Memperoleh berbagai pusat Usaha, F&B, lifestyle, Belajar, Keadaan dan Kegiatan lainnya.

Bagi Paramount Gading Serpong, Situasi tersebut menjadi dasar Sebagai Memperkenalkan produk komersial yang lebih adaptif Di kebutuhan pelaku usaha.

Baca Juga: Tumbuh 711%, Produk Komersial Maggiore @ Paramount Gading Serpong Bersama Sebab Itu Rebutan Pasar

Ferry John Sihombing, Direktur Sales & Marketing Paramount Land, mengatakan, “Peluncuran ‘The Finest Commercial Selection The Finest Commercial Selection memperkuat rangkaian produk komersial Paramount Gading Serpong yang hadir Sebagai mendukung Perkembangan Usaha Ke kota mandiri Gading Serpong Tangerang, sekaligus Memperkenalkan diversifikasi produk yang dapat mengakomodasi beragam kebutuhan Usaha, mulai Di Masakan, lifestyle, jasa, hingga berbagai jenis Usaha lainnya. Pembuatan ini sejalan Bersama Prototipe ‘Everything is Here’, yang Memperkenalkan ekosistem kota mandiri yang lengkap Melewati integrasi hunian, area komersial, serta beragam fasilitas kota Ke Paramount Gading Serpong.”

Maggiore Vibes: Mengandalkan Visibilitas Ke Koridor Utama

Maggiore Vibes, salah satu produk The Finest Commercial Selection Paramount Gading Serpong, mengandalkan visibilitas Ke koridor utama Gading Serpong–BSD. (Foto: Dok. Paramount Land)

Maggiore Vibes berada Ke koridor utama Gading Serpong–BSD Bersama orientasi langsung Ke Boulevard Raya. Posisi tersebut Memberi karakter yang berbeda Bagi Usaha yang membutuhkan visibilitas dan exposure tinggi.

Karakter seperti ini relevan terutama Bagi Usaha yang mengandalkan kemudahan terlihat Di arus kendaraan maupun Kegiatan Ke jalan utama. Di materi pengembangannya, Maggiore Vibes diarahkan Sebagai kebutuhan ritel premium, termasuk flagship store F&B berskala besar.

Posisinya juga berada Ke kawasan komersial yang telah berkembang Ke sisi selatan Gading Serpong. Koridor Maggiore, Pisa Grande, Sorrento, Verona hingga Aniva Sebelumnya telah berkembang sebagai Pada Di commercial cluster yang membentuk Kegiatan Usaha dan lifestyle kawasan.

Baca Juga: Mengintip Kelebihan Grand Boulevard Aniva, Gerbang Utama Koridor Usaha Gading Serpong

Di sisi produk, Maggiore Vibes membawa Classic Modern Facade, Gateless & Spacious Parking, serta Spacious Terrace. Kombinasi tersebut memperkuat karakter produk sebagai ruang usaha yang mengandalkan tampilan bangunan sekaligus ruang tambahan Sebagai Kegiatan Usaha.

Karenanya, Kelebihan Maggiore Vibes bukan hanya berada Ke bangunan, tetapi Ke hubungan Antara produk dan koridor tempatnya berada.

Altadena Square: Mengandalkan Pasar Di Kawasan Hunian

Altadena Square sebagai properti komersial Gading Serpong dengan deretan ruko modern dan lingkungan mixed-use
Altadena Square Memperkenalkan pilihan properti komersial Ke Pasadena Central District Bersama Dukungan captive market Di kawasan hunian Ke sekitarnya. (Foto: Dok. Paramount Land)

Karakter berbeda ditawarkan Altadena Square yang berada Ke Pasadena Central District.

Kawasan ini dikembangkan sebagai Pada Di mixed-use district yang mengintegrasikan hunian dan komersial. Posisi Altadena Square juga Memberi akses Di captive market Di kawasan hunian Ke sekitarnya serta konektivitas Ke koridor Gading Serpong–BSD.

Model seperti ini membuat hubungan Antara hunian dan komersial menjadi lebih Didekat. Usaha yang beroperasi tidak hanya mengandalkan konsumen yang datang Di luar kawasan, tetapi juga kebutuhan sehari-hari Komunitas yang tinggal Ke sekitarnya.

Baca Juga: Hampton @ Manhattan District Resmi Dibuka, Okupansi Tembus 81% Ke Gading Serpong

Perspektif tersebut sejalan Bersama pandangan Martin Samuel Hutapea, Associate Director LEADS Property. Menurutnya, Penduduk Dunia Bersama buying power memadai merupakan salah satu faktor penting Di menopang Prestasi kawasan komersial Lantaran permintaan berasal Di Penduduk Dunia dan daya beli.

“Justru Penduduk Dunia Bersama buying power yang memadai lebih dilirik terlebih dahulu Lantaran Prestasi kawasan komersial Akansegera disupport Bersama permintaan,” kata Martin.

Di sisi produk, Altadena Square menawarkan Gateless & Spacious Parking serta Wide Frontage – Fresh Look Facade. Dua elemen tersebut memperkuat aspek akses kendaraan dan tampilan Didepan bangunan.

Pasadena Square South: Membawa Prototipe Walkable Ritel

Pasadena Square South sebagai properti komersial Gading Serpong dengan konsep ruko modern dan aksesibilitas tinggi
Pasadena Square South menawarkan Prototipe walkable Ritel sebagai salah satu produk The Finest Commercial Selection Paramount Gading Serpong. (Foto: Dok. Paramount Land)

Sambil Itu, Pasadena Square South hadir sebagai tipe Terbaru yang dirancang lebih adaptif Di kebutuhan Usaha modern.

Produk ini berada Ke Pasadena Central District Bersama aksesibilitas tinggi dan pendekatan walkable Ritel, Supaya hubungan Antara ruang usaha dan Kegiatan pedestrian menjadi salah satu karakter yang ditawarkan.

Baca Juga: Victoria Business Loft Tawarkan Ruang Usaha Premium Ke Koridor Tersibuk Paramount Gading Serpong, Mulai Rp49 Miliar

Prototipe tersebut menjadi Pada Di Pembuatan Pasadena Central District seluas Disekitar 40 hektare, kawasan mixed-use yang mengintegrasikan area komersial dan hunian Melewati Prototipe 10 Minutes City Living.

Kawasan ini mengusung pendekatan Everything is Here, Bersama hunian, komersial, dan fasilitas kota berada Di lingkungan yang saling terhubung. Grand Pasadena Village dan Altadena Residences, misalnya, berada Didekat Bersama Grand Boulevard Aniva serta pusat Masakan Aniva yang telah berkembang Bersama beragam Usaha.

Bagi Usaha, pendekatan tersebut membuka kemungkinan terbentuknya traffic Di Kegiatan Komunitas yang berada Ke Disekitar kawasan, bukan semata Di konsumen yang datang Di luar.

Di sisi produk, Pasadena Square South menawarkan Gateless & Spacious Parking, Alfresco Balcony, Wide Frontage – Fresh Look Facade, serta Connected Space for Business. Elemen tersebut Memberi karakter ruang yang lebih fleksibel Sebagai berbagai kebutuhan usaha.

Investor Mulai Melihat Lebih Di Sekadar Bangunan

Perbedaan karakter tiga produk tersebut juga sejalan Bersama perubahan cara investor melihat properti komersial.

Martin mengatakan Di Disekitar lima tahun terakhir minat investor Di properti komersial Ke kota mandiri seperti Gading Serpong Meresahkan. Penyerapan tidak hanya terjadi Ke ruko, tetapi juga loft dan kavling komersial yang Sesudah Itu digunakan Sebagai berbagai Usaha ritel.

Baca Juga: Ekosistem Kawasan Lengkap Makin Dicari, Paramount Gading Serpong Perkuat Integrasi Hunian dan Komersial

Menurutnya, Gading Serpong telah berkembang menjadi township yang padat Bersama daya beli tinggi serta fungsi penunjang yang lengkap, mulai Di hunian, ritel, Latihan, Keadaan, sekolah hingga perkantoran.

“Gading Serpong secara keseluruhan telah menjadi township yang padat, berdaya beli tinggi, Memperoleh semua fungsi penunjang Kegiatan dan tertata rapi,” ujar Martin.

Situasi tersebut membuat keputusan Di properti komersial Lebih berkaitan Bersama konteks kawasan. Sebuah ruang usaha berada Ke lokasi yang sudah Memperoleh Kegiatan berbeda Bersama ruang usaha yang masih menunggu terbentuknya pasar.

Usaha Bergerak Ke Selatan Gading Serpong, Kemungkinan Penanaman Modal Terbuka

properti komersial Gading Serpong di kawasan Maggiore yang ramai kendaraan
Kawasan Maggiore merupakan salah satu pusat Usaha Ke Paramount Gading Serpong yang berbatasan langsung Bersama BSD dan Memperoleh Kegiatan kendaraan yang tinggi. (Foto drone: Pius Klobor/PropertiTerkini.com)

Perkembangan tersebut terlihat Di Kegiatan Usaha yang terus bertambah. Sebanyak 707 Usaha Terbaru tercatat bergabung Ke kawasan komersial Paramount Gading Serpong sepanjang Januari–Juli 2026. Malahan, 104 Usaha Terbaru masuk hanya Di satu bulan, Juli 2026.

Data Ritel Business Research Paramount Land ini menjadi salah satu indikator kuat bahwa permintaan Di ruang komersial Ke kawasan masih bergerak aktif.

Martin melihat perkembangan komersial Gading Serpong Di beberapa tahun Ke Didepan masih Akansegera diwarnai Usaha ritel berbasis F&B, sport, Kesejahteraan, entertainment, dan groceries. Ia juga melihat arah Perkembangan Lebih bergerak Ke selatan, mengikuti koridor Boulevard yang menghubungkan Gading Serpong Bersama BSD.

Baca Juga: Matera Lakeside Gading Serpong Diluncurkan, 25 Rumah Premium Ke Tepi Danau Cihuni Mulai Rp6,9 Miliar

Bagi Kandidat investor, Situasi tersebut membuat faktor harga beli dan lokasi menjadi penting. Martin menilai harga beli produk komersial sangat menentukan Lantaran investor perlu Mengkaji Kemungkinan penyewaan maupun potensi penjualan kembali. Harga awal yang terlalu tinggi dapat membatasi ruang Perkembangan capital gain.

Di konteks itu, harga mulai Rp2,3 miliar yang ditawarkan Di The Finest Commercial Selection menjadi salah satu daya tarik Sebagai diperhitungkan. Terlebih, kisaran harga tersebut berada Ke Ditengah ekosistem komersial yang sudah aktif, didukung captive market, konektivitas Gading Serpong–BSD, serta arah Perkembangan Usaha yang Lebih kuat Ke sisi selatan.

Karenanya, Bagi Kandidat pembeli, nilai produk tidak hanya terletak Ke bangunan yang diperoleh, tetapi juga Ke titik masuk Penanaman Modal, lokasi, traffic, dan potensi Perkembangan kawasan.

***
Sebagai berita santai yang tak kalah serumampir juga KePropertiPlus.com dan WA Chanel

*** Baca berita lainnya Ke GoogleNews

——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: [email protected]
Email Iklan: [email protected]

Artikel ini disadur –> propertiterkini.com Indonesia: 3 Properti Komersial Gading Serpong

หากคุณต้องการทำความเข้าใจรูปแบบการเล่นและกลไกของเกมก่อนตัดสินใจ อ่านเพิ่มเติม ได้ที่นี่