Untuk kamu yang ingin tinggal Ke tempat Bersama pemandangan terbuka dan menenangkan, Rumah Ke pinggir sawah bisa Karena Itu salah satu pilihan ideal.
Rumah tersebut bisa menawarkan pemandangan hijau terbuka yang menyegarkan setiap hari.
Tetapi tentu saja, Ke balik view yang indah tersebut, ada tantangan Di membuat desain Rumah pinggir sawah.
Tantangan itu bisa seperti minimnya Kepribadian, paparan panas berlebih, dan Rumah yang terasa terlalu terbuka Di segala arah.
Untuk itu, Panduan Rumah123 telah memilih beberapa desain Rumah pinggir sawah yang mampu memaksimalkan view alam tanpa mengorbankan Kepribadian dan kenyamanan penghuni.
primary_project type=”banner” custom_title=”Rumah View Memukau” custom_link=’ custom_desc=’Telusuri berbagai pilihan Rumah Ke Ubud, Di Ke pinggir sawah hingga desain villa’ custom_cta=”Lihat Selengkapnya” custom_background=”
1. Desain Rumah Bersama Prototipe Inner Courtyard

Ini merupakan desain Rumah yang cocok Untuk kamu yang Mengharapkan ketenagan, tanpi tanpa khawatir merasa “terekspos”.
Karena Itu, Ke Dibagian Di rumahnya terdapat sebuah inner courtyard.
Taman tersebut bisa berfungsi sebagai sumber cahaya dan sirkulasi udara.
Lantaran adanya bukaan utama menghadap Ke Di tersebut, penghuni masih bisa Merasakan kesan lapang tanpa harus membuka banyak sisi Rumah Ke luar.
Sambil Itu, pemandangan sawahnya bisa dinikmati Ke beberapa area, seperti Di ruang keluarga atau kamar utama.
2. Desain Rumah Bersama Secondary Skin atau Kisi-Kisi

Berikutnya, ada desain Rumah pinggir sawah yang menggunakan kisi, seperti isi kayu, roster, atau panel berlubang.
Elemen tersebut bisa menjadi penyaring Untuk pandangan Di luar, Tetapi tetap tidak menghalangi aliran udara dan cahaya.
Sambil Itu, Di Di Rumah, pemandangan sawah masih bisa terlihat secara samar.
Fungsi lainnya, kisi-kisi tersebut bisa juga Untuk memperkuat karakter fasad Rumah.
3. Desain Rumah Berorientasi Ke Satu Arah View

Satu Kesalahan Individu yang kerap dilakukan Pada mendesain Rumah pinggir sawah adalah, membuka semua sisi bangunan sekaligus.
Padahal, pendekatan yang paling tepat harusnya adalah, mengarahkan view utama hanya Ke satu sisi sawah terbaik.
Sambil Itu, sisi lainnya harus dibuat lebih tertutup agar bisa menjaga Kepribadian.
Jika desainnya seperti itu, pemandangan bisa terasa lebih eksklusif. Rumah pun tidak terasa panas dan terlalu terekspos angin Di luar.
4. Desain Rumah Split Level Untuk Kepribadian Alami

Kontur tanah Ke area sawah bisa dimanfaatkan secara optimal Lewat desain split level.
Kamu bisa memusahkan Antara area publik Bersama area privat Lewat perbedaan ketinggian lantai.
Misalnya, ruang keluarga atau balkon bisa diemppatkan Ke level yang lebih tinggi.
Sambil Itu, kamar tidur berada Ke level lebih rendah dan lebih terlindungi.
5. Desain Rumah Bersama Transisi Teras & Semi-Outdoor

Coba tempatkan area transisi Ke Rumah pinggir sawah, seperti teras, selasar, atau ruang semi-outdoor.
Ruangan tersebut bisa berfungsi sebagai buffer Antara luar dan Di Rumah.
Ke Samping Itu, elemennya juga bisa menjadi penghalang pandangan langsung yang bisa mempertahankan hubungan visual Bersama alam Disekitar.
Karena Itu, kamu sebagai penghuni masih bisa menikmati suasana sawah tanpa merasa Rumah terlalu terbuka.
primary_project type=”banner” custom_title=”Rumah View Memukau” custom_link=’ custom_desc=’Telusuri berbagai pilihan Rumah Ke Ubud, Di Ke pinggir sawah hingga desain villa’ custom_cta=”Lihat Selengkapnya” custom_background=”
Jika dirancang secara tepat, Rumah Ke pinggir sawah masih bisa tetap nyaman dan privat ya.
Seperti Ke lima desain Ke atas, kita bisa tahu bahwa Rumah sederhana tetap mampu memaksimalkan view tanpa harus terasa terbuka atau berlebihan.
Selamat membuat desain Rumah impianmu sendiri ya!
Artikel ini disadur –> rumah123.com Indonesia: 5 Desain Rumah Pinggir Sawah, Memaksimalkan View tapi Tetap Privat











