Indonesia Bangsa Asing Pertama Punya Aset Di Makkah

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Indonesia mencatatkan Pencapaian sejarah Mutakhir Di peta Penanaman Modal Asing properti komersial tingkat internasional. Badan pengelola Penanaman Modal Asing strategis nasional, Danantara Indonesia, resmi menjadi entitas Bangsa Asing pertama yang menguasai aset properti komersial secara langsung Di kawasan Makkah, Arab Saudi.

  • Ide Induk Kawasan Terpadu dan Kemitraan Lokal
  • Potensi Pasar Hospitality dan Kepercayaan Internasional

Pencapaian bersejarah ini direalisasikan Lewat holding investasinya, PT Danantara Investment Management (DIM), yang telah merampungkan akuisisi aset Hotel berkapasitas besar serta lahan matang seluas 4,4 hektare Di kawasan strategis Thakher Makkah.

Proses pengambilalihan aset diawali Bersama serah terima operasional Novotel Thakher Makkah yang mencakup 1.461 kamar dan suite Di 11 Agustus 2026. Lanjutnya, transaksi alih kepemilikan lahan 4,4 hektare diselesaikan secara penuh Di 18 Oktober 2026 sebagai tindak lanjut atas kesepakatan strategis bersama Thakher Development Company Sebelum akhir 2025.

banner-promo-kulkas-sharp-borderless-tempered-glass-mirror-door-j-tech-inverter

Penguasaan aset properti komersial ini diproyeksikan menjadi fondasi utama Pembuatan Kompleks Bait Jemaah. Kawasan ini dirancang sebagai ekosistem akomodasi dan layanan terpadu Sebagai menopang kebutuhan jemaah haji dan umrah asal Indonesia maupun internasional secara berkelanjutan.

Ide Induk Kawasan Terpadu dan Kemitraan Lokal

Di atas lahan seluas 4,4 hektare tersebut, Danantara Berencana membangun Ide induk terpadu (master plan) yang mengintegrasikan fasilitas Hotel, pusat ritel modern, dan sarana pendukung ibadah. Eksekusi proyek ini dilaksanakan secara bertahap Bersama menggandeng mitra pengembang lokal, Al-Khomasiah.

Seluruh tahapan Pembuatan tetap mengedepankan studi kelayakan komersial yang komprehensif, pemenuhan dokumen perizinan, serta kepatuhan penuh Pada regulasi tata ruang Kerajaan Arab Saudi.

Chief Executive Officer Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa Sukses transaksi ini merupakan awal pembentukan platform Penanaman Modal Asing Hotel jangka panjang Di Arab Saudi yang dikelola Bersama tata kelola aset yang disiplin.

“Pencapaian ini merupakan langkah nyata Di membangun platform Penanaman Modal Asing Hotel jangka panjang Di Arab Saudi. Fokus kami adalah mengelola aset-aset ini Bersama disiplin Penanaman Modal Asing yang ketat, sekaligus Membuat ekosistem terpadu yang Meningkatkan Mutu akomodasi dan layanan Untuk jemaah Bersama Indonesia maupun berbagai Bangsa lainnya. Lebih Bersama itu, momentum ini menandai awal Bersama kemitraan ekonomi yang Lebih erat Di Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi,” papar Rosan.

Rosan menuturkan, pihak manajemen juga membuka Potensi Sebagai memperdalam kerja sama bilateral Lewat penjajakan potensi Penanaman Modal Asing Di Madinah serta sektor-sektor strategis lainnya Di luar properti.

Potensi Pasar Hospitality dan Kepercayaan Internasional

Kombinasi Di aset recurring income yang sudah berproduksi dan ketersediaan landbank Sebagai ekspansi jangka panjang Menyediakan fleksibilitas portofolio yang sangat terukur Untuk sovereign wealth fund Indonesia ini.

Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, menekankan pentingnya komersialisasi berprinsip kehati-hatian (prudent governance) Di mengelola aset Di Tanah Suci.

“Inisiatif ini memadukan aset yang telah beroperasi Bersama lahan yang Menyediakan ruang Untuk kami Sebagai berekspansi Di jangka panjang, seiring Bersama terus berkembangnya ekosistem haji dan umrah. Di Pada yang sama, kami melihat platform ini sebagai Potensi Sebagai Mengadakan Adat Istiadat Dunia, pelayanan, serta Masakan Indonesia Di panggung Internasional,” jelas Pandu.

Di sisi lain, pengembang kawasan menyambut hangat langkah ekspansi ini. Chief Executive Officer Thakher Development, Faisal Shaker, menilai Sukses transaksi seluas 4,4 hektare yang tuntas Di tempo 10 bulan ini sebagai bukti tingginya kepercayaan investor Internasional Pada Makkah.

“Ini merupakan momen bersejarah Untuk Thakher Makkah. Kehadiran Bangsa pertama Di luar Arab Saudi yang Memiliki properti Di kawasan kami mencerminkan kepercayaan internasional Pada Thakher Makkah, sekaligus Pada langkah Kerajaan Arab Saudi membuka Makkah Untuk mitra jangka panjang yang Memiliki komitmen yang sama Sebagai melayani para tamu Allah,” tegas Faisal.

Senada Bersama hal tersebut, Chief Executive Officer Khomasiah Group, Ammar Baroum, menambahkan bahwa komitmen Danantara Indonesia makin mempertegas daya tarik Penanaman Modal Asing properti dan Hotel Arab Saudi Di menyongsong visi transformasi Saudi 2030.

Lewat koordinasi intensif bersama otoritas Yang Berhubungan Bersama Di kedua Bangsa, Pembuatan fasilitas Kompleks Bait Jemaah ini ditargetkan mampu menjadi tolok ukur Mutakhir layanan akomodasi haji dan umrah berkelas dunia.

Melejit 95 Persen, Valuasi One Grand Eastlakes Sydney Tembus AU$38 Juta

***
Sebagai berita santai yang tak kalah seru, mampir juga Ke: PropertiPlus.com dan WA Channel

*** Baca berita lainnya Di GoogleNews

——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0877 8386 2018
Email Redaksi: [email protected]
Email Iklan: [email protected]

Artikel ini disadur –> propertiterkini.com Indonesia: Indonesia Bangsa Asing Pertama Punya Aset Di Makkah

nagabet76slot gacorslot online slot gacor terpercaya
server slot thailand
slot gacor mudah maxwin
nagabet76 login
situs slot gacorbr Slot Gacor Resmi Hari Ini
https://indyfest.net/
https://indyfest.net/gallery/
https://indyfest.net/privacy-policy-2/
https://www.tcconstruct.net/projects