Harga Tempattinggal sekunder tercatat turun Di Februari Hingga Di kenaikan Kenaikan Fluktuasi Harga Dan Jasa sebesar 4,76 persen.
Berdasarkan laporan Flash Report Maret 2026 by Rumah123, harga Tempattinggal sekunder nasional Di Februari 2026 koreksi sebesar 1,2 persen secara month-on-month (MoM) dan turun 0,4 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).
Kesenjangan sebesar 4,4 persen Di Kenaikan Fluktuasi Harga Dan Jasa dan indeks harga Tempattinggal (RPI) menciptakan anomali pasar.
Untuk Situasi ini, properti menjadi aset yang relatif lebih terjangkau Hingga Di kenaikan biaya hidup, Akan Tetapi Lebih sulit ditemukan akibat kelangkaan pasokan.
Perkembangan Harga Properti Hingga Sejumlah Area
Gambar header: Unsplash/Jakub Żerdzicki
Kendati indeks nasional terkontraksi, dinamika Hingga tingkat kota Menunjukkan fragmentasi yang tajam.
Medan mencatatkan Fluktuasi Harga tahunan tertinggi sebesar 5,5 persen, melampaui destinasi Penanaman Modal Unjuk Sebelumnya seperti Denpasar dan Yogyakarta.
Sebagai Alternatif, Yogyakarta yang sepanjang 2025 mencatatkan Perkembangan dua digit akibat dampak pembangunan infrastruktur tol kini Merasakan kontraksi harga sebesar 2,5 persen Di Februari 2026.
Situasi ini menandakan pasar Hingga Area tersebut Lagi mencari titik Kesejajaran Mutakhir Sesudah periode overheating.
“Lonjakan harga Di area regional mencerminkan pergeseran permintaan Hingga arah hunian yang lebih efisien dan terjangkau secara harga total (lump sum), Akan Tetapi Memperoleh nilai strategis tinggi. Ini adalah indikator kuat bahwa first-time buyers dan investor mikro masih sangat aktif,” ujar Head of Research Rumah123, Marisa Jaya.
Penurunan Pasokan
Salah satu Nilai paling krusial Di Februari 2026 adalah penurunan volume suplai yang mencapai 7,8% secara tahunan (YoY).
Penurunan suplai Hingga Di koreksi harga tipis mengindikasikan adanya Trend Populer market resistance, Hingga mana pemilik properti memilih Untuk menahan aset (hold) daripada menjual Hingga harga yang Disorot belum optimal.
“Penurunan suplai ini adalah sinyal penting Untuk pasar. Jika suplai terus menyusut Sambil minat pencarian tetap stabil, seperti Hingga Tangerang (14,8%) dan Jakarta Selatan (12,4%), maka kita kemungkinan besar Lagi mendekati fase bottoming out,” kata Marisa.
Adapun, ketika suku bunga Bank Indonesia Hingga level 4,75 persen mulai tertransmisi penuh Hingga bunga KPR, kata dia, potensi rebound pasar bisa terjadi lebih cepat.
Baca juga:
Cara Cari Tempattinggal Murah Hingga Jakarta Bersama Mudah Pakai Fitur Rumah123 Peta Harga Properti
Permintaan Properti
Bersama sisi permintaan, Tangerang tetap menjadi primadona nasional Bersama pangsa pasar pencarian sebesar 14,8 persen.
Sambil Itu, Jakarta Selatan mencatat kenaikan proporsi popularitas bulanan terbesar sebesar 1,2 persen.
Hal ini menandakan kembalinya minat Komunitas Di kawasan mapan Hingga jantung ibu kota seiring koreksi harga tahunan Jakarta sebesar 1,7 persen yang menjadikannya lebih Bersaing.
Untuk laporan Flash Report Maret 2026 by Rumah123, jika dilihat Bersama median harga berdasarkan ukuran Tempattinggal, pasar Menunjukkan segmentasi yang Lebih jelas.
Di Februari 2026, median harga tertinggi Untuk masing-masing segmen tercatat sebagai berikut:
- ≤60 m²: Jakarta Pusat, median Rp741 juta (+25,4% YoY)
- 61-90 m²: Jakarta Selatan, median Rp1,6 miliar (+7,4% YoY)
- 91-150 m²: Yogyakarta, median Rp1,6 miliar (+7,5% YoY)
- 151-250 m²: Medan, median Rp1,8 miliar (+12,5% YoY)
- ≥251 m²: Jakarta Pusat, median Rp21 miliar (+16,7% YoY)
Pergerakan ini Menunjukkan bahwa permintaan pasar masih datang Bersama berbagai segmen, baik pembeli Tempattinggal pertama Hingga segmen hunian kecil maupun pembeli Hingga segmen Tempattinggal Bersama luas bangunan besar.
Secara keseluruhan, Flash Report Maret 2026 by Rumah123 Menunjukkan bahwa pasar properti Indonesia masih berada Untuk fase konsolidasi Di awal tahun.
Harga yang bergerak lebih moderat, suplai yang masih menyusut, serta pembeli yang Lebih selektif membentuk dinamika pasar yang lebih rasional.
Situasi ini sekaligus membuka ruang Untuk Kandidat pembeli Untuk Merencanakan pembelian hunian Di momentum yang lebih stabil.
Baca juga:
Apakah Penanaman Modal Properti Masih Menguntungkan Hingga 2026?
Semoga informasinya bermanfaat.
Simak data dan insight pasar yang kredibel Melewati Flash Report Maret 2026 by Rumah123 Untuk membantu Komunitas serta pelaku industri properti memahami dinamika pasar dan Memutuskan keputusan hunian secara lebih terukur Lantaran bersama Rumah123 #RumahUntukSemua.
Gambar header: Unsplash/Artful Homes
Artikel ini disadur –> rumah123.com Indonesia: Kenaikan Fluktuasi Harga Dan Jasa Nasional Naik 4,76%, Harga Tempattinggal Sekunder Justru ‘Diskon’ Di Awal 2026











