PropertiTerkini.com, (GADING SERPONG) — Kawasan Gading Serpong akhir pekan ini mendadak berubah menjadi pusat perhatian Komunitas yang rindu Berencana suasana pesta rakyat yang hangat. Pesta Kekayaan Budaya Dunia Rakyat Paramount Gading Serpong resmi digelar Dari Sabtu pagi, Memperkenalkan keramaian yang memadukan unsur Kearifan Lokal dan Cara Hidup perkotaan.
Peristiwa ini bukan sekadar panggung hiburan biasa, melainkan jawaban atas kebutuhan warga Berencana ruang terbuka yang bisa menyatukan berbagai latar Di Di satu lokasi. Dari pukul 08.00 WIB, area Boulevard Altadena sudah dipadati pengunjung yang ingin mencicipi Hidangan khas Area atau sekadar melihat atraksi Karya Seni.
Baca Juga: Altadena Residences Hadir Ke Pasadena Central District Gading Serpong, Harga Perdana Mulai Rp3,5 Miliar
Untuk Komunitas yang tinggal Ke Area Tangerang dan sekitarnya, kegiatan ini Menyediakan pilihan hiburan gratis Tetapi berkualitas Ke Ditengah padatnya jadwal harian.
Kehadiran pesta Kekayaan Budaya Dunia ini menjadi penting Lantaran fungsi kawasan hunian kini tidak lagi hanya sebagai tempat beristirahat, tetapi juga sebagai wadah Komitmen sosial yang nyata.
Tanpa adanya ruang seperti ini, hubungan antar-tetangga Ke kawasan kota mandiri yang besar cenderung menjadi kaku. Penyelenggaraan Peristiwa Ke 4-5 April 2026 ini Menunjukkan bahwa ekosistem kota yang hidup harus didukung Dari kegiatan komunitas yang rutin.
Tidak ada biaya tiket masuk Sebagai menikmati rangkaian Peristiwa ini, Supaya aksesnya sangat terbuka Untuk seluruh lapisan Komunitas. Pengunjung hanya perlu menyiapkan dana Sebagai bertransaksi Ke bazaar Hidangan yang diikuti Dari 90 tenant pilihan.
Baca Juga: Pasadena Central District: Menakar Potensi Distrik 40 Hektar Ke Jantung Gading Serpong yang Kian Matang
Kehadiran puluhan tenant ini juga menjadi penggerak ekonomi kecil Ke Disekitar kawasan, Menyediakan Potensi Untuk pelaku usaha Hidangan Sebagai mengenalkan produk mereka kepada ribuan pengunjung yang hadir Pada dua hari.
Meski Peristiwa ini penuh Di kegembiraan, pengunjung tetap disarankan Sebagai memperhatikan kenyamanan bersama Lantaran tingginya animo Komunitas yang bisa menyebabkan kepadatan Ke area parkir dan lokasi utama.
Penyelenggara Berusaha mengelola arus pengunjung agar Komitmen tetap berjalan nyaman Ke ruang publik yang tersedia. Kesuksesan Peristiwa ini Berencana menjadi tolok ukur Untuk Paramount Land Di menciptakan agenda-agenda serupa yang lebih berdampak Untuk Mutu hidup warga Ke masa Didepan.
Ragam Karya Seni dan Fasilitas Ke Pesta Kekayaan Budaya Dunia Rakyat Paramount Gading Serpong
Kemeriahan Ke panggung utama terus bergulir Di penampilan yang silih berganti Di berbagai Area. Mulai Di hentakan kaki penari Saman, energi Di Reog Ponorogo, hingga keluwesan Tari Jaipong menghibur mata penonton yang hadir.
Uniknya, identitas kawasan yang dikenal sebagai pecinan modern tetap ditonjolkan Lewat atraksi Liong Naga dan Barongsai Tonggak yang sangat dinamis. Perpaduan Kekayaan Budaya Dunia ini mencerminkan karakter Gading Serpong yang beragam Tetapi tetap harmonis Di satu ekosistem kota.
Baca Juga: Lebih Di Sekadar Hunian, Kelengkapan Fasilitas Paramount Petals Ciptakan Ekosistem Hidup yang Bikin Betah dan Untung
Langkah ini diambil Sebagai mempererat hubungan Di pengelola, warga, dan Komunitas umum secara lebih alami. Bekerja sama Di paguyuban RW setempat, Peristiwa ini menjadi ajang sosialisasi lintas generasi yang efektif.
Orang tua bisa mengenalkan Kekayaan Budaya Dunia tradisional kepada anak-anak mereka Lewat pertunjukan wushu atau pencak silat yang ditampilkan secara Menarik Perhatian Ke area terbuka. Hal ini sejalan Di upaya pembangunan lingkungan yang tidak hanya fokus Ke fisik bangunan, tapi juga Ke manusianya.
Chrissandy Dave, Direktur Paramount Land, Di sambutannya Pada membuka Peristiwa secara resmi menyampaikan bahwa perayaan ini mengedepankan keberagaman yang dimiliki bersama.
“Berbagai macam beragam Kekayaan Budaya Dunia yang ada Ke sini bersatu menjadi satu kekuatan. Semangat tersebut tentunya tercermin Di kebersamaan, kekompakan, dan kesatuan Di warga dan pengelola,” ujarnya Pada membuka Peristiwa tersebut.
Baca Juga: Akses Tol Ke Didepan Mata, Paramount Petals Siap Terkoneksi Lebih Cepat Di Jakarta
Ia juga menambahkan bahwa transformasi kawasan ini sangat masif, Di sekadar hunian menjadi destinasi komersial dan Hidangan yang dituju Komunitas Di berbagai Area Jakarta dan kawasan lainnya.

Di Detail, Chrissandy menekankan bahwa Gading Serpong kini telah menjadi kota mandiri yang fenomenal.
“Pada ini semua kebutuhan apa pun yang diperlukan sudah tersedia Ke Gading Serpong. Hal ini Lebih memperkuat makna Di slogan Paramount Land yang belum lama ini kami gaungkan yaitu Everything is Here,” tegasnya.
Dia berharap kolaborasi Di pengelola dan warga terus berjalan lancar Sebagai membangun keharmonisan yang berkelanjutan Ke masa Didepan.
Baca Juga: Paramount Land Bidik Rp5,5 Triliun Ke 2026, Fokus Dua Proyek Strategis Di Produk Inovatif
Ekosistem Lengkap Pendukung Cara Hidup Modern
Prestasi penyelenggaraan Peristiwa Kekayaan Budaya Dunia seperti ini tidak terlepas Di Perancangan kawasan Gading Serpong yang sudah sangat matang.
Sebagai kota mandiri, kawasan ini telah dilengkapi Di berbagai fasilitas publik mulai Di Fasilitas Medis Bethsaida, sekolah seperti Tarakanita dan BPK Penabur, hingga perguruan tinggi.
Aksesibilitas yang mudah Lewat berbagai pintu tol membuat pengunjung Di luar area Gading Serpong tidak kesulitan Sebagai ikut meramaikan perhelatan Pesta Kekayaan Budaya Dunia Rakyat ini.
Kawasan ini terus berkembang Di identitas yang kuat sebagai destinasi Cara Hidup regional. Integrasi Di area hunian dan komersial menciptakan dinamika visual yang hidup, terutama Di sentuhan arsitektur modern yang dipadukan Di kenyamanan fasilitas kota.
Baca Juga: Properti Tangerang Kuasai 56% Pasar Tempattinggal Jabodetabek, Gading Serpong Karena Itu Magnet Hunian
Semua elemen ini merupakan perwujudan Di semangat layanan yang ingin memenuhi segala kebutuhan penghuninya Di satu jangkauan. Karya komunitas seperti pesta Kekayaan Budaya Dunia ini menjadi pelengkap yang menyempurnakan aspek sosial Di pembangunan infrastruktur tersebut.
Paramount Land sendiri tidak hanya berhenti Ke Gading Serpong, Tetapi juga melebarkan sayap Lewat Pembuatan proyek lain seperti Paramount Petals seluas ±400 Ha Ke barat Jakarta.

Samping Itu, ekspansi juga dilakukan Di Area lain seperti Paramount Village Semarang dan kepemilikan cadangan lahan Ke beberapa kota besar Indonesia. Upaya ini Menunjukkan konsistensi Di membangun kawasan yang terintegrasi Di fasilitas lengkap Untuk Komunitas luas.
Secara keseluruhan, kegiatan Kekayaan Budaya Dunia ini menjadi pengingat bahwa Ke balik megahnya gedung dan fasilitas modern, keberadaan Komitmen manusia tetap menjadi inti Di sebuah lingkungan yang sehat.
Baca Juga: Ke Ditengah Pasar Moderat, Gading Serpong Tetap Karena Itu Pilihan Rasional Investor Properti
Di depannya, kolaborasi Di warga dan pengembang diharapkan terus terjaga Sebagai menciptakan lingkungan tinggal yang dinamis dan berkelanjutan.
***
Sebagai berita santai yang tak kalah seru, mampir juga Di: PropertiPlus.com
*** Baca berita lainnya Ke GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: [email protected]
Email Iklan: [email protected]
Artikel ini disadur –> propertiterkini.com Indonesia: Pesta Kekayaan Budaya Dunia Rakyat Paramount Gading Serpong Hadirkan 90 Tenant Hidangan Nusantara











