Alam Sutera Bagikan Dividen Rp1,5 per Saham, Pasang Target Penjualan Rp2,8 Triliun Di 2026

PropertiTerkini.com, (TANGERANG) — PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) resmi Mengintroduksi pembagian dividen tunai tahun Literatur 2025 senilai Rp29,47 miliar atau setara Rp1,5 per saham.

Keputusan tersebut telah memperoleh persetujuan Di Pertemuan Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Di 10 Juni 2026.

Baca Juga: WEST 18 Alam Sutera Bidik Pasar Komersial Premium Hingga Di BINUS

Pembagian dividen ini menjadi salah satu agenda penting perseroan Sesudah membukukan kinerja positif sepanjang tahun lalu.

Selain Menyediakan imbal hasil kepada pemegang saham, manajemen juga memaparkan target Kemajuan Usaha Di 2026 yang diproyeksikan lebih tinggi dibandingkan capaian tahun Sebelumnya Itu.

Corporate Secretary PT Alam Sutera Realty Tbk, Tony Rudiyanto, menjelaskan bahwa pembagian dividen dilakukan sesuai hasil keputusan RUPST.

“Wacana pembagian Dividen Tunai Sebagai periode tahun Literatur 2025 tersebut sesuai Di hasil RUPS Tahunan tanggal 10 Juni 2026,” ujar Tony Di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia.

Baca Juga: Hampir 100% Penghuni Puas, Begini Pengelolaan Apartemen Brooklyn Alam Sutera

Jadwal Dividen ASRI dan Tanggal Pembayaran

Untuk investor yang ingin memperoleh dividen ASRI, terdapat beberapa tanggal penting yang perlu diperhatikan.

Jadwal pembagian dividen tunai ASRI adalah sebagai berikut:

  • Cum Dividen Pasar Reguler dan Perundingan: 19 Juni 2026
  • Ex Dividen Pasar Reguler dan Perundingan: 22 Juni 2026
  • Cum Dividen Pasar Tunai: 23 Juni 2026
  • Ex Dividen Pasar Tunai: 24 Juni 2026
  • Recording Date (Daftar Pemegang Saham): 23 Juni 2026 pukul 16.00 WIB
  • Pembayaran Dividen: 10 Juli 2026

Investor yang berhak Memperoleh dividen adalah pemegang saham yang namanya tercatat Di Daftar Pemegang Saham (DPS) per 23 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.

Baca Juga: Bidik Kemajuan 10%, Paradise Indonesia Tetap Andalkan Pendapatan Berulang

Berdasarkan data keuangan per 31 Desember 2025, ASRI mencatat laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp313,18 miliar.

Perseroan juga Memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp8,97 triliun Di total ekuitas mencapai Rp11,65 triliun.

Direktur Corporate Finance ASRI, Edward Tanuwijaya, mengungkapkan bahwa nilai dividen yang dibagikan setara Disekitar 9 persen Di laba bersih perseroan tahun 2025.

“Kami sudah umumkan dividen Rp1,5 per saham. Kalau dihitung-hitung Disekitar 9 persen Di laba bersih. Totalnya hampir Rp29 miliar,” ujar Edward.

Baca Juga: Inisiatif BSPS Papua Raya 2026 Melonjak, 22.379 Rumah Siap Dibedah

Target Marketing Sales Alam Sutera 2026 Naik Karena Itu Rp2,8 Triliun

Selain Mengintroduksi dividen, manajemen ASRI juga menetapkan target marketing sales 2026 sebesar Rp2,8 triliun.

Target tersebut Menimbulkan Kekhawatiran dibandingkan realisasi marketing sales tahun 2025 yang mencapai Rp2,44 triliun.

Kenaikan ini mencerminkan optimisme perseroan Pada permintaan pasar properti, khususnya Di segmen hunian dan kawasan terpadu yang menjadi kekuatan utama perusahaan.

Menurut Edward, kontribusi terbesar diproyeksikan berasal Di beberapa proyek utama perseroan, yakni:

  • Kawasan Alam Sutera: Rp1,6 triliun
  • Suvarna Sutera: Rp700 miliar
  • Produk komersial: Rp500 miliar

Baca Juga: Paramount Petals Siapkan Klaster Hunian Terbaru, Terhubung Langsung Hingga Akses Tol Paramount Petals yang Segera Aktif

Meski memasang target lebih tinggi, manajemen memilih pendekatan yang relatif konservatif.

Strategi tersebut diterapkan Sebagai Menantikan dinamika ekonomi dan Hubungan Dunia Dunia yang masih Berpeluang memengaruhi daya beli serta Karya Penanaman Modal Asing Hingga sektor properti.

Ruko WEST 18 Alam Sutera
Render kawasan komersial WEST 18 Alam Sutera yang mengusung Konsep ruko premium multi-tenant Di visibilitas tinggi, area plaza terbuka, dan akses strategis Hingga koridor barat Alam Sutera-salah satu produk terbaru Di Alam Sutera Hingga Juni 2026. (Foto: Dok. Alam Sutera)

Hingga sisi lain, perseroan tidak melakukan perubahan susunan direksi maupun komisaris Di RUPST tahun ini.

Fokus utama perusahaan tetap diarahkan Di penguatan kinerja operasional, Pembuatan proyek, dan pencapaian target penjualan sepanjang 2026.

Sebagai salah satu pengembang kawasan terpadu terbesar Hingga Tangerang, Alam Sutera masih mengandalkan kombinasi penjualan hunian tapak, kawasan komersial, serta Pembuatan township sebagai sumber Kemajuan Usaha.

Baca Juga: Samsung Mini LED 100 Inci Hadir, TV AI Layar Besar Kini Lebih Terjangkau

Strategi ini dinilai relevan seiring masih tingginya minat pasar Pada kawasan yang menawarkan aksesibilitas, fasilitas lengkap, dan lingkungan yang terintegrasi.

***
Sebagai berita santai yang tak kalah serumampir juga HinggaPropertiPlus.com dan WA Chanel

*** Baca berita lainnya Hingga GoogleNews

——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: [email protected]
Email Iklan: [email protected]

Artikel ini disadur –> propertiterkini.com Indonesia: Alam Sutera Bagikan Dividen Rp1,5 per Saham, Pasang Target Penjualan Rp2,8 Triliun Di 2026

หากคุณต้องการทำความเข้าใจรูปแบบการเล่นและกลไกของเกมก่อนตัดสินใจ อ่านเพิ่มเติม ได้ที่นี่