–
Kawasan Serpong seolah tak pernah kehabisan ruang Sebagai tumbuh, termasuk Di urusan Minuman. Di Di deretan kafe dan restoran yang terus bermunculan, selalu ada tempat-tempat Mutakhir yang mencoba menawarkan sesuatu yang berbeda. Bukan sekadar menu, tapi juga suasana.
Akhir Mei lalu, saya menyempatkan diri singgah Di dua restoran yang relatif Mutakhir hadir Di kawasan ini. Keduanya berdiri Bersama karakter yang cukup kontras, tapi sama-sama menawarkan daya tarik tersendiri.
Jumat malam, menjelang waktu tutup, Kaiia masih menyisakan denyut yang pelan. Berlokasi Di Maggiore Business Loft, restoran yang Mutakhir buka Di Januari 2026 ini langsung terasa hangat begitu dimasuki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
|
Kafe Kaiia Gading Serpong. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom)
|
Interiornya memadukan gaya retro modern tropikal Bersama sentuhan industrial. Ada banyak elemen kayu, tanaman hijau, dan struktur langit-langit yang dibiarkan terbuka. Pencahayaan yang lembut membuat suasana terasa santai, jenis tempat yang membuat orang betah duduk lebih lama Di Wacana awal.
Sebagai Konsumsi, saya mencoba Chicken Lemon Picatta (Rp 110.000). Rasanya cukup seimbang, saus lemonnya tidak terlalu tajam, dan daging ayamnya lembut. Hidangan ini terasa seperti pilihan aman yang dieksekusi Bersama baik.
Chicken Lemon Picatta (Foto: Daniel Ngantung/detikcom) |
Minuman yang dicoba, Butter Matcha (Rp 65.000), Menampilkan rasa matcha yang cenderung pahit Bersama sentuhan butter yang tidak terlalu menonjol.
Sambil Itu Lychee Berry Boost (Rp 65.000), yang disebut mengandung strawberry, leci, dan madu, justru lebih didominasi rasa semangka dan air kelapa.
Matcha Fondant. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom) |
Sebagai penutup, Matcha Fondant (Rp 75.000) datang Bersama jeda Disekitar 20 menit. Tidak terlalu cepat, tapi masih bisa dimaklumi Di suasana akhir jam operasional.
Ada satu hal yang cukup terasa: staf tampaknya masih Di tahap Menyesuaikan. Ketika ditanya soal menu atau rekomendasi, jawabannya belum terlalu meyakinkan. Sesuatu yang Bisa Jadi Akansegera berkembang seiring waktu.
Butter Matcha (Foto: Daniel Ngantung/detikcom) |
Keesokan harinya, saya berada Di tempat yang berbeda suasana. Hygge, yang sudah buka Dari April 2025, berdiri Di BSD Grand Boulevard, tepat Di Di area yang dikenal sebagai kastil BSD.
Bangunannya membulat, cukup mencuri perhatian Di kejauhan. Ada sentuhan tropis dan mediteranian modern yang terasa Di setiap sudutnya. Akan Tetapi yang paling Memikat justru area luar ruangnya: deretan Bangku yang menghadap langsung Di perempatan besar, tempat lampu lalu lintas dan kendaraan membentuk ritme kota sendiri.
Hygge, restoran dan kafe Di Bumi Serpong Damai (BSD). (Foto: Daniel Ngantung/detikcom) |
Saya memulai Bersama Portuguese Egg Tart (Rp 18.000), sederhana, hangat, dan manisnya pas.
Menu utama, Salmon Oyakodon (Rp 87.000), terdiri Di salmon panggang, tobiko, jamur, bawang, nasi putih, dan telur tornado Bersama saus dashi manis. Rasanya nyaman dan cukup memuaskan. Meski begitu, ada sedikit ketidaksesuaian Di detail: telur yang diminta setengah matang datang Di Situasi matang penuh.
Salmon Oyakodon (Foto: Daniel Ngantung/detikcom) |
Sebagai minuman, Pistachio Latte (Rp 55.000) menawarkan rasa yang cukup creamy dan mudah dinikmati.
Dua tempat ini Menampilkan Pengalaman Hidup yang berbeda tentang bagaimana sebuah restoran bisa dinikmati.
Pemandangan Di area outdoor Hygge. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom) |
Kaiia terasa seperti ruang Sebagai memperlambat waktu. Hangat, Damai, dan intim. Sambil Itu Hygge memberi ruang Sebagai melihat kota Di sudut yang lebih terbuka, Bersama dinamika yang terus bergerak.
Bisa Jadi, Di akhirnya, pilihan tempat bukan hanya soal Konsumsi atau minuman. Tapi tentang suasana seperti apa yang Lagi ingin dicari.
(dtg/dtg)
Artikel ini disadur –> Wolipop.detik.com Indonesia: Rekomendasi Restoran Mutakhir Di Serpong, Di Kafe Estetik hingga Spot City View

















