PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Pasar properti nasional masih Berjuang Di tantangan Di 2026. Pelemahan daya beli membuat permintaan hunian Di sejumlah Area belum sepenuhnya pulih, Supaya banyak pengembang memilih bersikap lebih selektif Di Memperkenalkan proyek Mutakhir.
Di Ditengah Kemakmuran tersebut, PT Ciputra Development Tbk (CTRA) justru Memutuskan langkah berbeda. Perseroan tetap mempertahankan target marketing sales Rp9,5 triliun tahun ini Di mengandalkan peluncuran proyek residensial Mutakhir serta sejumlah klaster Di proyek-proyek yang telah berkembang.
Baca Juga: 10 Tahun HSE Awards: Ciputra Residence Raih 95% Zero Accident Di 2025
Strategi tersebut disampaikan Di Diskusi Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Jumat (26/6/2026), bersamaan Di persetujuan pembagian dividen tunai sebesar Rp667 miliar atau Rp36 per saham Di laba bersih tahun Literatur 2025.
Sekretaris Perusahaan CTRA, Aditya Ciputra Sastrawinata, mengakui Kemakmuran pasar masih belum sepenuhnya kondusif, terutama akibat menurunnya daya beli Komunitas Di sejumlah Lokasi.
“Target Di 2026 ditetapkan Di penuh pertimbangan dan kehati-hatian Lantaran melihat masih lesunya permintaan properti Di beberapa Area akibat faktor penurunan daya beli. Tetapi demikian Di berbekal Pengalaman Hidup lebih Di 40 tahun Di Usaha properti, kami yakin mampu memenuhi target tersebut,” ujarnya.
Meski marketing sales 2025 tercatat sebesar Rp9,5 triliun, atau turun Disekitar 14% dibandingkan tahun Sebelumnya yang mencapai Rp11 triliun, perseroan memilih mempertahankan target penjualan Di level yang sama tahun ini.
Baca Juga: KDM Resmikan SMA Negeri 3 Jonggol Di CitraIndah City, Perluas Akses Belajar
Proyek Mutakhir Karena Itu Kendaraan Bermotor Roda Dua Kemajuan
Sebagai menjaga momentum penjualan, Ciputra telah menyiapkan sejumlah proyek residensial Mutakhir yang mulai dipasarkan sepanjang 2026.
Dua proyek yang menjadi fokus Pembuatan adalah Citra Homes Halim Di Jakarta dan Citra Bukit Golf Sentul Di Bogor. Di Di Itu, perusahaan juga memperluas penawaran Lewat peluncuran klaster-klaster Mutakhir Di berbagai kawasan yang telah berkembang.
Sepanjang kuartal pertama 2026, CTRA Memperkenalkan Klaster Cedarwood @ Forestine Di CitraGarden City Jakarta dan Klaster Hortis Phase 2 Di CitraGarden Serpong.
Baca Juga: Bidik Kemajuan 10%, Paradise Indonesia Tetap Andalkan Pendapatan Berulang
Sambil Itu Di semester kedua tahun ini, perseroan telah menyiapkan peluncuran Klaster Lacewood Phase 1 @ The Forestine, Klaster Solea Terrace Di CitraGarden City Jakarta, serta Apartemen Kataluna Di CitraLand City CPI Makassar.
Langkah tersebut melanjutkan strategi perusahaan yang sepanjang 2025 telah Memperkenalkan lebih Di 12 klaster Mutakhir Di berbagai proyek, mulai Di Jakarta, Bogor, Tangerang, Surabaya, Medan hingga Makassar.
Diversifikasi Kawasan Dinilai Perkuat Ketahanan Usaha
Di Ditengah perlambatan pasar, salah satu Kelebihan Ciputra berada Di portofolio proyek yang tersebar Di banyak kota.
Perusahaan Pada ini Menyusun dan mengelola Disekitar 90 proyek residensial dan komersial Di 34 kota Di Indonesia. Diversifikasi tersebut membuat sumber penjualan tidak bergantung Di satu kawasan atau satu segmen pasar saja.
Baca Juga: Tenor KPR FLPP 40 Tahun Disetujui, Bunga Tempattinggal Dukungan Pemerintah Tetap 5 Persen
Selain Pembuatan landed house, portofolio Ciputra juga mencakup apartemen, pusat perbelanjaan, hotel, perkantoran, pergudangan, lapangan golf, Puskesmas, hingga fasilitas Belajar.
Strategi tersebut menjadi salah satu fondasi perusahaan Di menjaga Kemajuan Di Ditengah siklus industri properti yang masih bergerak fluktuatif.
PPN DTP Masih Karena Itu Pendorong Minat Pembeli
Selain memperbanyak produk Mutakhir, Ciputra juga masih mengandalkan Aturan Pph Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebagai salah satu stimulus pasar.
Insentif tersebut dinilai masih Berpotensi Sebagai menjaga minat konsumen Di pembelian Tempattinggal, khususnya Di segmen residensial yang menjadi kontributor utama penjualan perseroan.
Direktur Utama CTRA, Candra Ciputra, mengatakan kinerja perusahaan sepanjang 2025 Menunjukkan fondasi Usaha yang tetap kuat.
Pendapatan perseroan mencapai Rp12,7 triliun, Meresahkan 13% dibandingkan tahun Sebelumnya. Sambil Itu laba bersih naik 25% menjadi Rp2,7 triliun.
Baca Juga: Paramount Petals Mulai Serah Terima Klaster Lily, Perkuat Kepercayaan Konsumen
“Tahun 2025 kembali menjadi tahun Prestasi CTRA Di menciptakan Kemajuan berkelanjutan. Pencapaian tersebut berhasil diraih Lantaran komitmen dan kerja keras segenap manajemen dan karyawan Di Berjuang Di tantangan,” ujar Candra.
Untuk pasar properti, langkah Ciputra mempertahankan ekspansi Di Ditengah perlambatan menjadi sinyal bahwa pengembang besar masih melihat Potensi Kemajuan, terutama Di proyek residensial Di kawasan yang Memperoleh aksesibilitas baik dan didukung permintaan jangka panjang.
***
Sebagai berita santai yang tak kalah seru, mampir juga Hingga: PropertiPlus.com dan WA Chanel
*** Baca berita lainnya Di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: [email protected]
Email Iklan: [email protected]
Artikel ini disadur –> propertiterkini.com Indonesia: Pasar Properti Masih Lesu, Ciputra Tetap Agresif Luncurkan Proyek Mutakhir









