PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Sebanyak 63,5% pencari Rumah didominasi generasi muda, berdasarkan temuan 123 Property Recap 2025 yang merangkum perilaku pencarian hunian Hingga Indonesia sepanjang tahun lalu.
Data ini Menunjukkan bahwa generasi usia produktif kini tidak lagi sekadar mengikuti dinamika pasar, melainkan mulai menggerakkan arah pencarian properti secara lebih rasional, terencana, dan berbasis kebutuhan hidup.
Baca Juga: Strategi KPR Pasutri Mutakhir: 5 Langkah Cerdas Atur Keuangan Bagi Rumah Pertama
Laporan bertajuk The Youth Move ini disusun Di data agregat non-personal Karya pencarian hunian Hingga portal Rumah123.
Fokus utamanya adalah membaca pola dan preferensi generasi muda Indonesia Di fase pembentukan aset, stabilitas Perbankan, hingga transisi hidup Di awal karier Ke pembentukan keluarga.
Berbeda Di laporan pasar properti Di umumnya, 123 Property Recap tidak memotret pasar secara menyeluruh, melainkan menempatkan generasi muda sebagai pusat analisis.
Pendekatan ini memperlihatkan bahwa keputusan mencari Rumah kini menjadi proses Penjelajahan jangka menengah, bukan tindakan impulsif.
Generasi Muda Karena Itu Aktor Atau Aktris Utama Pencarian Hunian
Sepanjang 2025, Karya pencarian hunian Hingga Rumah123 didominasi kelompok usia produktif.
Rinciannya, usia 18–24 tahun menyumbang 19,9 persen pencarian, usia 25–34 tahun sebesar 25,6 persen, dan usia 35–44 tahun mencapai 18 persen.
Baca Juga: Mulai Di Gaji UMR, Ini Strategi Penanaman Modal Gen Z Kumpulkan DP Rumah Pertama
Secara total, 63,5 persen pencarian hunian berasal Di kelompok Gen Z dan young millennial (usia 18–44 tahun).
Meski demikian, tingginya intensitas pencarian ini tidak serta-merta mencerminkan kesiapan membeli.
Bagi generasi muda, mencari Rumah adalah Dibagian Di proses memahami pilihan hidup dan kemampuan Perbankan.
Pola ini menandai pergeseran perilaku konsumen properti. Rumah tidak lagi dipandang sebagai target yang harus segera dicapai, melainkan sebagai keputusan strategis yang disesuaikan Bersama fase hidup dan Ide jangka panjang.
Gen Z Masih Mengeksplorasi, Young Millennial Lebih Terarah
Di kelompok usia 18–24 tahun atau Gen Z, pencarian hunian lebih banyak terkonsentrasi Di unit berukuran kecil Bersama luas Hingga bawah 90 meter persegi.
Baca Juga: 4 Sosok ‘Power Women’ Penggerak Masa Didepan Kota Asia Hingga ARES 2025 VIP Party
Minat juga cenderung berada Di rentang harga entry-level serta lokasi yang Memperoleh akses transportasi memadai.
Bagi Gen Z, pencarian Rumah berfungsi sebagai sarana Penjelajahan dan pembelajaran pasar.
Mereka membandingkan harga, lokasi, dan tipe hunian Sebagai membangun pemahaman Perbankan, bukan Sebagai segera Membahas komitmen pembelian.
Sebagai Gantinya, kelompok usia 25–44 tahun Menunjukkan pendekatan yang lebih matang.
Pencarian mulai terfokus Di hunian berukuran 91–150 meter persegi, Rumah tapak sebagai pilihan utama, serta Area sub-urban Bersama konektivitas tinggi.
Hunian mulai diposisikan sebagai tempat tinggal jangka panjang sekaligus aset.
Baca Juga: KEK ETKI Banten Catat Penanaman Modal Rp1,08 Triliun, Pelantikan Administrator Dorong Akselerasi Kawasan
Hunian Berukuran “Cukup” Kian Diminati
Data 123 Property Recap 2025 juga Menunjukkan bahwa mayoritas pencarian hunian terkonsentrasi Di ukuran kecil hingga menengah.
Hunian Bersama luas ≤60 meter persegi mencatat 22,9 persen pencarian Bersama kisaran harga Disekitar Rp545,6 juta.
Ukuran 61–90 meter persegi menyumbang 16,1 persen Bersama harga rata-rata Rp988,7 juta, Sambil Itu hunian 91–150 meter persegi mencatat 23,4 persen pencarian Bersama kisaran harga Rp1,58 miliar.
Secara keseluruhan, 62,4 persen pencarian hunian berada Di ukuran Hingga bawah 150 meter persegi.
Temuan ini mencerminkan pergeseran paradigma, Hingga mana generasi muda tidak lagi mengejar Rumah besar sebagai simbol pencapaian, melainkan memilih hunian yang fungsional, realistis, dan selaras Bersama kemampuan Perbankan jangka menengah.
Baca Juga: PropertyGuru Asia Property Awards 2025: Australia Borong Apresiasi Hingga Grand Final Hingga-20
Konsep hunian “cukup” menjadi Kunci: cukup Sebagai kebutuhan Pada ini, cukup fleksibel Sebagai perubahan hidup Hingga Didepan, dan cukup aman secara Perbankan.
Lokasi Dinilai Di Mobilitas, Bukan Sekadar Pusat Kota
Di sisi lokasi, Area Bersama minat pencarian tertinggi sepanjang 2025 meliputi Tangerang (13,9 persen), Jakarta Selatan (11,4 persen), Jakarta Barat (9,7 persen), Bandung (7,9 persen), dan Jakarta Utara (7,1 persen).
Baik Gen Z maupun young millennial Menunjukkan pola serupa Di menilai lokasi hunian.
Kemudahan mobilitas, waktu tempuh, dan akses transportasi menjadi pertimbangan utama, menggantikan paradigma lama yang menempatkan pusat kota sebagai tolok ukur utama.
Hal ini Menunjukkan bahwa generasi muda Lebih pragmatis Di memilih hunian yang mendukung produktivitas dan Standar hidup sehari-hari.
Baca Juga: Strategi Pasar Properti 2026: Menakar Lonjakan Pasokan Apartemen dan Dominasi Ekspedisi
Apartemen Sebagai Fleksibilitas, Rumah Tapak Sebagai Jangka Panjang
Laporan ini juga mencatat perbedaan orientasi Di apartemen dan Rumah tapak. Di apartemen, 71,6 persen pencarian berorientasi sewa dan hanya 28,4 persen beli.
Di Pada Yang Sama, Rumah tapak Menunjukkan Kesejaganan Di sewa (50,1 persen) dan beli (49,9 persen).
Perbedaan ini menegaskan kematangan pengambilan keputusan generasi muda.
Apartemen diposisikan sebagai hunian fleksibel yang mendukung mobilitas, Sambil Itu Rumah tapak dipandang sebagai aset stabil Sebagai jangka panjang.
Hunian tidak lagi dipersepsikan sebagai satu keputusan besar seumur hidup, melainkan sebagai rangkaian keputusan yang menyesuaikan fase kehidupan.
Referensi Awal Membaca Arah Properti 2026
Lewat 123 Property Recap 2025, Rumah123 yang berada Hingga bawah naungan 99 Group menegaskan bahwa pasar properti Indonesia Ditengah bergerak Ke pola yang lebih rasional dan berbasis kebutuhan nyata generasi muda.
Baca Juga: 3 Perkembangan Gadget Rumah Tangga Samsung Bespoke AI yang Mengubah Life Style Masa Didepan
Data ini diharapkan dapat menjadi referensi awal Bagi pelaku industri, pengembang, agen properti, hingga konsumen Di membaca arah pasar properti Indonesia Ke 2026.
***
Sebagai berita santai yang tak kalah seru, mampir juga Hingga: PropertiPlus.com
*** Baca berita lainnya Hingga GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: [email protected]
Email Iklan: [email protected]
Artikel ini disadur –> propertiterkini.com Indonesia: 63,5% Pencari Rumah Didominasi Generasi Muda, Ini Temuan 123 Property Recap 2025











