Ringkasan Artikel:
- Menghitung cicilan KPR penting Sebagai menjaga rasio cicilan tetap ideal (30–40% Didalam penghasilan) sekaligus membandingkan penawaran antar bank.
- Perhitungan menggunakan rumus Cicilan = P × (i/12) / (1 − (1 + i/12)^−n) Didalam komponen utama plafon, bunga, dan tenor.
- Di simulasi Di artikel ini, cicilan Di Rp3,95 juta per bulan Pada bunga fix 5% (Rp500 juta, 180 bulan) dan naik menjadi Rp5,41 juta Pada bunga floating 11% Didalam sisa pokok Rp431,5 juta dan tenor 144 bulan.
Mengetahui cara menghitung cicilan KPR Didalam simulasi sederhana bisa menjadi hal yang penting.
Terutama, Sebagai Anda yang ingin menjaga rasio cicilan tidak melebihi 30-40 persen Didalam pendapatan bulanan.
Di Itu, rumus cara menghitung cicilan KPR juga menjadi penting apabila Anda hendak membandingkan penawaran antar bank.
Ya, setiap bank biasanya memang Memiliki skema berbeda. Bank A Bisa Jadi menawarkan bunga rendah, tapi biaya provisi tinggi.
Sambil Itu, bank B memberlakukan bunga sedikit lebih mahal, tapi bebas biaya asuransi.
Tak perlu lama-lama lagi, berikut adalah cara menghitung cicilan KPR Didalam simulasi sederhana.
Ketahui Terlebih Dahulu Komponen Utama KPR
Pertama, Anda mesti mengetahui dulu tiga komponen penting Didalam KPR, yakni plafon kredit, suku bunga, dan tenor.
Berikut adalah simbol rumus dan penjelasan Didalam masing-masing komponen itu:
- Plafon kredit (P), yaitu total pinjaman atau harga Tempattinggal dikurangi DP.
- Suku bunga (i), yaitu persentase bunga Di hitungan tahun atau p.a (per annum). Contohnya, bunga 5 persen.
- Tenor (n), yaitu jangka waktu pinjaman Di satuan bulan, misalnya tenor 15 tahun atau Di hitungan bulan adalah 180 bulan.
Cara Menghitung Cicilan KPR Di Masa Fix dan Floating
Sebagai bahan simulasi sederhana, mari kita contohkan pinjamannya sebesar Rp500.000.000 Didalam total tenor 15 tahun (180 bulan).
Maka:
- Plafond (P): Rp500.000.000
- Bunga (i): 5% (0,05) per tahun
- Tenor (n): 180 bulan
1. Masa Fix
Sebagai masa fix, Anda bisa menggunakan rumus menghitung cicilan KPR sebagai berikut:
- Cicilan = P * (i / 12) / (1 – (1 + i / 12)^-n)
Hitungannya kurang lebih seperti ini:
- Cicilan = 500.000.000 * (0,05 / 12) / (1 – (1 + 0,05 / 12)^-180)
- Cicilan = Rp3.953.970 /bulan
Karena Itu, cicilan KPR Di masa fix-nya adalah Di Rp3,95 jutaan per bulan.
2. Masa Floating
Berikutnya, Setelahnya masa fixed berakhir, mari kita asumsikan Setelahnya 3 tahun, suku bunga KPR naik.
Berikut variabelnya:
- Sisa Pokok (P): Rp431.500.000
- Bunga (i): 11% (0,11) per tahun
- Sisa Tenor (n): 144 bulan
Rumus:
- Cicilan = P * (i / 12) / (1 – (1 + i / 12)^-n)
Hitungannya menggunakan rumus kurang lebih begini:
- Cicilan = 431.500.000 * (0,11 / 12) / (1 – (1 + 0,11 / 12)^-144)
- Cicilan = Rp5.419.500 /bulan
Karena Itu, cicilan Di masa floating Meresahkan Karena Itu Rp5,41 jutaan per bulannya.
Nah itulah simulasi sederhana menghitung cicilan KPR.
Jika tak ingin menghitung manual, Anda bisa menggunakan rumus tersebut Di beragam alat kecerdasan buatan Sebagai membantu.
Atau, Anda juga bisa menggunakan simulasi Didalam Rumah123 berikut ini:
Simulasi KPR Bank BTN
Hitung pembiayaan KPR Bank BTN Didalam bunga terbaik Di Rumah123
Angsuran/bulan mulai Didalam
Tahun Hingga-4 dan Seterusnya
Estimasi Bunga 12%
Rp. 2.329.099
Jangan lupa kunjungi juga halaman KPR Didalam Rumah123 Sebagai mengetahui suku bunga dan promo terbaru Didalam bank-bank Kandidatteratas.
Tergantung jenis akad yang Anda ambil. Di KPR Konvensional, cicilan biasanya tetap hanya Di masa fixed (promo), lalu Akansegera berubah (naik/turun) mengikuti suku bunga pasar Pada memasuki masa floating. Sedangkan Di KPR Syariah Didalam skema margin flat, cicilan Akansegera tetap sama Sebelum awal hingga masa tenor berakhir.
Anda perlu menyiapkan dana lainnya Di 7% – 10% Didalam plafond kredit. Biaya ini meliputi biaya provisi (1%), administrasi, asuransi jiwa dan kebakaran, Retribusi Negara pembeli (BPHTB), biaya notaris (balik nama), serta saldo blokir Di rekening bank (biasanya 1x-2x cicilan).
Secara ideal, rasio utang yang sehat atau Debt Service Ratio (DSR) adalah maksimal 30% hingga 40% Didalam total pendapatan bulanan Anda. Bank biasanya Akansegera menolak pengajuan KPR jika total cicilan (termasuk cicilan kendaraan atau pinjol) melebihi ambang batas tersebut.
Tenor singkat (5-10 tahun) lebih baik Sebagai menghemat total bunga yang dibayarkan Hingga bank, Tetapi butuh kesiapan penghasilan besar. Tenor panjang (15-25 tahun) membantu menjaga cash flow bulanan tetap ringan, meski konsekuensinya total uang yang Anda keluarkan hingga lunas Akansegera jauh lebih besar.
Anda bisa melakukan tiga strategi: pertama, mengajukan re-pricing atau permohonan penurunan bunga Hingga bank yang sama. Kedua, melakukan take over KPR Hingga bank lain yang menawarkan bunga fixed lebih rendah. Ketiga, melakukan pelunasan sebagian pokok pinjaman Sebagai menurunkan nilai cicilan.
Sangat berpengaruh. Bank Akansegera mengecek riwayat kredit Anda Lewat SLIK OJK (dahulu Lembagakeuanganpusat Checking). Jika Anda Memiliki tunggakan Di kartu kredit, cicilan kendaraan, atau layanan paylater, skor kredit Anda Akansegera buruk dan berisiko besar membuat pengajuan KPR ditolak Kendati penghasilan Anda mencukupi.Pertanyaan Umum Seputar Simulasi Cicilan KPR
Apakah cicilan KPR saya Akansegera selalu sama setiap bulan hingga lunas?
Apa saja biaya tambahan yang harus disiapkan selain uang muka (DP)?
Berapa maksimal cicilan bulanan yang Disorot aman Bagi keuangan?
Mana yang lebih baik, Membahas tenor singkat atau tenor panjang?
Apa yang harus dilakukan jika cicilan naik drastis Pada masa floating?
Apakah riwayat kredit mempengaruhi persetujuan simulasi KPR ini?
Artikel ini disadur –> rumah123.com Indonesia: Cara Menghitung Cicilan KPR Didalam Simulasi Sederhana & Manual












